Thursday, January 28, 2010

menyebarkan agama lewat alkohol dan musik rap atau hip hop


TOKYO - Banyak cara untuk menyebarkan agama. Sekelompok biksu Budha di Tokyo, Jepang, membuat metode baru agar para pengikut Budha kembali menyelami agama mereka.

Sekelompok biksu Budha yang dipimpin oleh Kansho Tagai membuat sensasi dengan menyampurkan alkohol dan musik rap atau hip hop untuk menyebarkan ajaran Budha. Mereka bahkan menyebut ajaran ini sebagai Budha 2010. Demikian diberitakan CNN, Jumat (22/1/2010).

Menurut Tagai, sudah waktunya berubah untuk masa depan. Pria yang lebih dikenal dengan nama "Mr.Happines" ini tidak keberatan untuk meninggalkan nyanyian yang membosankan, dan menggantinya dengan musik rap.

Banyak orang mengeluh jika mantra Budha memang sulit untuk dimengerti. Namun Tagai menyatakan, "jika mantra Budha diintepretasikan dengan cara yang lebih moderen seperti rap, banyak kaum muda bisa menerima ajaran Budha lebih mudah."

Menurutnya Jepang saat ini sedang krisis. Negeri Sakura itu tidak hanya mengalami krisis dalam ekonomi tetapi juga agama. Setiap tahun ratusan kuil di Jepang ditutup. Kondisi serupa juga dialami oleh agama-agama lain di dunia.

Satu lagi cara unik yang dilakukan oleh biksu untuk menarik kalangan muda Jepang untuk memeluk agama Budha adalah lewat bar. Bar itu didirikan oleh Biksu Zenshin Fujioka. Zenshin membuka Monk Bar dengan menyediakan minuman beralkohol sambil menerangkan ajaran Budha saat ia menyediakan minuman.

Dengan bar yang dia ciptakan, pembicaraan serius tentang Budha dapat mengalir tanpa ada masalah.

Meskipun kalangan tradisional mengkritisi cara kedua biksu ini, tampaknya usaha mereka mulai menunjukan hasil. Banyak warga Jepang khususnya kalangan muda mulai mendatangi kuil tempat Kansho Tagai berada. Sementara makin banyak pula kaum muda Jepang mendatangi bar milik Zenshin untuk meminta nasihat. (faj)(rhs)

5 komentar:

  • ziq zaq says:
    January 28, 2010 at 3:24 AM

    oke juga nih

    thens to shere

  • tutorial bikin website says:
    February 1, 2010 at 6:25 AM

    sama casenya dg sunan kalijaga, menyebarkan islam di jawa via wayang kulit

  • dannu says:
    February 2, 2010 at 5:00 AM

    memang manusia sekarang kreatif-kreatif.

  • fadel Vengeance says:
    February 3, 2010 at 6:52 AM

    woWo

  • jari-jariku says:
    February 3, 2010 at 9:15 PM

    inilah yang menjadi awal banyaknya aliran dalam agama yang sama.. percaya atau tidak, tapi itulah kebenarannya..

Post a Comment

recent comment